Contoh kisah pendidikan moral “Seseorang yang berjuang untuk mimpinya”

Contoh kisah pendidikan moral “Seseorang yang berjuang untuk mimpinya”

Contoh kisah pendidikan moral “Seseorang yang berjuang untuk mimpinya”

Dalam materi lengkap ini kami membahas contoh kisah pendidikan untuk membangun karakter bangsa.

Materi sebelumnya kita telah mengetahui pemahaman cerita, strukturnya, karakteristiknya, bersama dengan tujuan dan fungsinya.

Untuk mengingat kembali, kami akan menjelaskan sedikit teks dari cerita ini.

Apa yang dimaksud dengan cerita? Cerita adalah karya sastra yang menjelaskan kisah di mana kehidupan seseorang diceritakan secara singkat yang berfokus pada karakter di mana ada masalah dan solusi untuk masalah yang muncul.

Struktur cerita terdiri dari 6 bagian, yaitu sebagai berikut.
Ringkasan: intisari / ringkasan cerita (setiap cerita mungkin tidak memiliki abstrak).
Orientasi: terkait dengan waktu, suasana dan lokasi yang terkait dengan alur cerita.
Komplikasi: berisi urutan peristiwa yang terkait dengan sebab dan akibat.
Evaluasi: struktur konflik yang terjadi yang mengarah pada klimaks.
Resolusi: di bagian ini, penulis memberikan solusi bereksperimen dengan karakter.

Koda: akhirnya ada pelajaran atau nilai yang bisa diambil dari cerita.

Untuk lebih jelasnya, baca artikel kami sebelumnya terlebih dahulu di tautan di bawah artikel ini

Di bawah ini, MateriBindo akan membagikan beberapa contoh koleksi cerita pendidikan terbaru dan strukturnya.

Contoh kisah pendidikan moral “Seseorang yang berjuang untuk mimpinya”

Ari berusia 17 tahun, dia berasal dari keluarga sederhana. Dia ingin mencapai tujuannya dengan harapan bisa membuat kedua orang tuanya bangga padanya.

Ari lulus dari sekolah menengah pada usia 16 tahun. Keinginannya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi harus ditunda karena dia tidak punya uang untuk melanjutkan pendidikannya. Untuk mewujudkan harapannya, dia rela menjadi miskin melalui perjuangan untuk cita-cita ini.

Dengan kondisi keluarga yang buruk, sulit bagi Ari untuk meminta orang tuanya membayar biaya kuliahnya. Satu-satunya cara untuk melanjutkan pendidikan Anda adalah menemukan biaya Anda.

Usianya masih muda dan tidak memiliki pengalaman kerja, jelas bagi Ari sulit untuk mencari pekerjaan. Namun, dia tidak mematahkan Ari. Dia terus berusaha untuk memperjuangkan keinginannya.

Dia menyadari bahwa pendidikan sangat penting. Dia terus mencari pekerjaan dengan kondisi yang kurang menguntungkan. Bulan telah berlalu untuk mencari pekerjaan, tetapi belum mengumpulkan hasilnya. Namun dia tetap gigih dalam mendapatkan pekerjaan.

Hampir setahun dalam pencarian pekerjaannya, tampaknya dia tidak memilikinya. Namun, dia adalah remaja yang tangguh dan tak kenal lelah. Terus mencari dan mencari peluang. Berita apa pun bisa langsung digunakan. Sekalipun hasil yang didapat bukan yang diharapkan, tetapi ia tetap berusaha.

Ketekunan Ari selama hampir setahun untuk mencari pekerjaan akhirnya terbayar. Dia kemudian menerima telepon dari perusahaan yang dia lamar tiga hari sebelumnya. Informasi tentang loker yang Anda terima dari koran. Pekerjaan yang ditunggunya akhirnya satu langkah darinya.

Ari menerima wawancara. Dia diwawancarai oleh Ka. Staf kepada siapa aplikasi diajukan. Hampir 30 menit pertanyaan dan jawaban dengan kepala personel.

Sekalipun dia tidak memiliki pengalaman kerja, Ari masih dapat menanggapi dengan baik semua pertanyaan yang diajukan oleh kepala staf. 30 menit kemudian Ari meninggalkan ruang wawancara dan pulang.

Keesokan harinya kambar bahagia tiba. Dia tahu dia diterima oleh perusahaan. Ari segera diperintahkan untuk datang kerja keesokan harinya setelah menerima konfirmasi bahwa ia telah diterima sebagai karyawan baru di perusahaan.

Satu bulan dia bekerja bertepatan dengan pendaftaran siswa baru. Dia juga mendaftar di kampus swasta dan menghadiri kelas malam karena pada siang hari dia pergi bekerja. Pada akhirnya ia juga berhasil mewujudkan cita-citanya untuk melanjutkan kuliah.

Sumber : kumpulan cerita singkat dan menarik

No comments.