Penjelasan Sistem Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsi

Penjelasan Sistem Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsi

Penjelasan Sistem Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsi

Penjelasan Sistem Anatomi Tubuh Manusia dan Fungsi – Anatomi tubuh manusia adalah studi tentang struktur tubuh manusia. Dalam bahasa ilmiah, ilmu ini juga disebut antropotomi. Anatomi tubuh manusia terdiri dari sel, jaringan, organ, dan sistem organ. Sistem organ terdiri dari beberapa jenis organ yang memiliki struktur dan fungsi khusus. Badan-badan ini memiliki fungsi masing-masing, tetapi mereka saling bergantung satu sama lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Berikut ini adalah sistem organ yang membentuk tubuh manusia.

Anatomi tubuh manusia dan fungsinya

1. Sistem kerangka

Sistem kerangka manusia terdiri dari 206 tulang yang dihubungkan oleh tendon, ligamen dan tulang rawan.

Tulang yang membentuk kerangka manusia adalah:

  1. Tulang kepala: 8 buah
  2. Kerangka dada: 25 buah.
  3. Tulang wajah: 14 buah.
  4. Tulang belakang dan pinggul: 26 buah.
  5. Tulang telinga bagian dalam: 6 buah.
  6. Tulang lengan: 64 buah
  7. Lidah: 1 kaki tulang: 62 buah.

Kerangka kerja manusia memiliki peran penting seperti:

  • Memegang semua bagian tubuh sehingga tidak roboh.
  • Ini melindungi alat-alat tubuh yang halus seperti otak, jantung dan paru-paru.
  • Tempat dimana otot-otot bertemu.
  • Untuk pergerakan tubuh melalui otot.
  • Tempat memproduksi sel darah, terutama sel darah merah.
  • Bentuk bangunan tubuh buah.

2. Sistem otot

Sistem otot manusia terdiri dari sekitar 600 otot. Sistem otot memiliki fungsi membantu gerakan tubuh, aliran darah dan fungsi tubuh lainnya.

Ada tiga jenis otot dalam tubuh manusia:

  1. Otot rangka terhubung ke tulang
  2. Otot halus dalam organ pencernaan.
  3. Otot jantung yang ada di jantung dan berfungsi membantu memompa darah.

3. Sistem peredaran darah

Sistem peredaran darah manusia adalah jantung. Sistem sirkulasi atau sirkulasi memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

  • Darah bersirkulasi ke seluruh tubuh.
  • Lindungi tubuh melalui sel darah putih melawan patogen (kuman) yang telah memasuki tubuh.
  • Pertahankan homeostasis (keseimbangan kondisi tubuh) dalam berbagai kondisi internal.

4. Sistem pencernaan

Sistem pencernaan adalah kumpulan berbagai organ yang bekerja untuk menerima makanan, mengubah makanan menjadi energi, menyerap nutrisi dari makanan ke dalam aliran darah dan membuang makanan berlebih yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Sistem pencernaan terdiri dari rongga mulut, faring (tenggorokan), laring (kerongkongan), lambung, usus kecil, usus besar dan anus.

Selain organ utama yang disebutkan di atas, dalam sistem pencernaan ada juga organ pelengkap dalam tubuh manusia yang berfungsi membantu mencerna makanan. Organ-organ ini adalah gigi, lidah, kelenjar ludah, hati, kantong empedu dan pankreas.

5. Sistem endokrin.

Sistem endokrin adalah sistem yang berfungsi melepaskan hormon ke tubuh. Sistem endokrin terdiri dari beberapa kelenjar seperti hipotalamus, kelenjar hipofisis, kelenjar pineal, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar adrenalin, pankreas dan kelenjar kelamin (gonad). Kelenjar akan berfungsi sesuai dengan rangsangan yang diterima dari sistem saraf pusat dan juga oleh reseptor kimia dalam darah dan hormon yang diproduksi oleh kelenjar lain.

Kelenjar memiliki peran penting dalam pengaturan organ dalam tubuh, seperti membantu menjaga homeostasis tubuh, melakukan metabolisme sel, reproduksi, perkembangan seksual, homeostasis gula dan mineral, detak jantung dan pencernaan.

Lihat Juga :

No comments.