Perubahan makna: sebab, jenis, pergeseran, faktor, bidang

Definisi perubahan makna
Baca cepat Buka

Pada pembahasan sebelumnya telah disebutkan bahwa arti suatu kata tidak berubah secara serempak. Pernyataan ini juga mengandung pengertian bahwa jika makna suatu kata atau leksem tidak berubah secara serempak, ada kemungkinan diakronis dapat berubah. Artinya, tetap sama dalam waktu yang relatif singkat, tidak berubah. Namun dalam waktu yang relatif lama ada kemungkinan arti kata tersebut akan berubah. Ini mungkin tidak berlaku untuk seluruh kosakata suatu bahasa, tetapi hanya untuk sejumlah kata, yang disebabkan oleh berbagai faktor.
Penyebab perubahan makna

Banyak faktor yang mengubah arti suatu kata, yaitu:

  1. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi dapat menyebabkan terjadinya perubahan makna suatu kata. Di sini kata yang sebelumnya mengandung konsep makna tentang sesuatu yang sederhana masih digunakan, meskipun konsep makna yang terkandung telah berubah karena pandangan baru atau teori baru dalam suatu bidang ilmu pengetahuan atau karena perkembangan teknis. Pergeseran kata sastra dan makna “tulisan” menjadi makna “karya imajinatif” merupakan salah satu contoh evolusi bidang keilmuan. Pandangan baru atau teori baru tentang sastra mengubah arti kata sastra. Suatu pandangan atau teori baru yang mengarah pada kenyataan bahwa kata sastra yang dulu berarti buku dengan isi dan bahasa yang baik berarti karya yang kreatif dan imajinatif. Salah satu contohnya adalah kata manuskrip yang aslinya berarti “tulisan tangan”. Bahkan hingga saat ini, kata tersebut digunakan untuk menyebut naskah yang akan dicetak, meskipun hampir tidak ada lagi naskah tulisan tangan, karena sudah ada mesin ketik (mesin tik, komputer atau laptop).

Pembangunan sosial dan budaya

Perkembangan di bidang sosial dapat menyebabkan perubahan makna. Hal yang sama terjadi sebagai akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kata yang semula berarti “A” kemudian berubah menjadi “B” atau “C”. Jadi bentuk kata tetap sama, tetapi konsep makna yang dikandungnya telah berubah. Misalnya, kata saudara dalam bahasa Sansekerta berarti “seperti perut” atau “rahim”. Sekarang kata saudara, meskipun masih digunakan dalam arti ‘orang yang lahir dari rahim yang sama’ seperti pada kalimat “Aku punya saudara laki-laki”, juga digunakan untuk menyebut atau menyapa siapa saja yang dianggap sama atau sederajat. status sosial. Misalnya pada kalimat “Saya menerima surat Anda” atau pada kalimat “Di mana Anda lahir?”.

  1. Area aplikasi yang berbeda

Setiap bidang kehidupan atau setiap kegiatan memiliki kosakata tersendiri, yang hanya dikenal dan digunakan dalam bidang ini dengan arti tertentu. Dalam pertanian misalnya, ada kata tabur, panen, tuai, kerja, bajak, tabur, tanam, pupuk dan rusak. Dalam Islam ada kata-kata seperti iman, imam, khatib, adzan, halal, haram, fajar, puasa, zakat dan fitrah. Kata-kata yang menjadi kosa kata dalam bidang kehidupan tertentu dan penggunaan sehari-hari dapat diambil dari bidangnya dan digunakan di bidang lain atau menjadi kosakata umum. Oleh karena itu, kata-kata tersebut memiliki makna baru atau makna yang berbeda dari makna aslinya (makna yang berlaku dalam domainnya).
Baca lebih lanjut: Bios adalah

Misalnya, kata “bekerja dari pertanian” dengan segala turunannya, seperti terlihat pada ungkapan “bekerja di sawah, tanah garapan dan petani yang bekerja”, sekarang juga banyak digunakan di daerah lain dengan arti “bekerja” seperti seperti mengerjakan skripsi, mengerjakan proposal anggota, dan mengerjakan naskah drama. Kesimpulan lain yang dapat ditarik dari uraian di atas adalah bahwa arti kata yang digunakan tidak pada bidangnya dan arti kata yang digunakan dalam bidang aslinya masih dalam poliseminya karena maknanya masih berhubungan atau ada persamaan di antara keduanya. arti satu dan yang lain.

Ada asosiasi

Kata-kata yang digunakan di luar lapangan, seperti yang telah dibahas di atas, masih terkait atau memiliki makna yang terkait dengan makna yang digunakan di lapangan aslinya. Agak berbeda dengan perubahan makna yang menjadi bagian dari penggunaannya di daerah lain, di sini makna baru yang muncul berkaitan dengan hal atau peristiwa lain yang terkait dengan kata tersebut. Kata U

Lihat Juga :

https://mandiriecash.co.id/
https://allenstanford.id/
https://nusanews.id/
https://majalahkartini.co.id/
https://1news.id/
https://kebangkitan-nasional.or.id/
https://beautynesiablog.id/
https://www.sudoway.id/